Kategorifood
BahasaID
8 Maret 2026 pukul 00:06

Nasi Panci Korea Lengkap dengan 8 Lauk Gratis di Gyeongju

#kuliner tradisional Korea#pengalaman makan unik#lauk gratis Korea

Waktu lagi jalan-jalan di Gyeongju (kota bersejarah sekitar 4 jam dari Seoul), aku mampir makan siang. Kalau keliling tempat wisata terus, pasti ada momen perut tiba-tiba lapar kan. Di Gyeongju, mau makan apa itu juga bagian dari perjalanan. Soalnya bukan cuma situs sejarahnya yang khas Gyeongju, meja makannya juga bisa sama khasnya.

Buat kalian yang lagi rencana liburan ke Korea atau udah di sini, ada satu hal yang pengen aku kasih tahu. Di restoran Korea, yang keluar itu bukan cuma yang kamu pesan. Istilah yang lebih tepat itu "meja dihidangkan." Lauk-lauk ditata, sup keluar, nasi keluar, dan semuanya memenuhi meja sekaligus. Kalau baru pertama kali, mungkin kamu bakal kaget — "ini semua buat aku?" Ya, semua sudah termasuk. Nggak ada biaya tambahan.

Hari ini aku makan siang di tempat yang bisa kasih pengalaman meja makan Korea secara utuh. Lokasinya dekat Hwangridangil (jalan wisata populer di Gyeongju), restoran yang menyajikan nasi panci tradisional Korea lengkap dengan set lauk pendamping. Yuk, lihat foto-foto makanannya sambil intip gimana restoran Korea itu berjalan.

Tampak luar restoran nasi panci Handasot di Hwangridangil Gyeongju | 하이제이에스비

Kenapa Pilih Restoran Ini di Gyeongju

Alasan milih Handasot itu jujur bukan karena ranking restoran atau apa. Aksesnya. Dari Hwangridangil, Cheomseongdae (observatorium astronomi kuno), dan Daereungwon (kompleks makam kerajaan Silla) semuanya bisa dijangkau jalan kaki dalam 5 menit. Gyeongju itu tempat-tempat wisatanya lumayan berjauhan, kalau nggak hati-hati bisa aja cuma mau makan satu kali tapi harus naik bus lama atau cari taksi. Aku traveling sendirian jadi rute perjalanan itu sama dengan tenaga, rasa memang penting tapi aku nggak mau nambah capek cuma gara-gara makan. Makanya aku cari yang dekat tempat wisata dulu, dan Handasot pas banget.

Pintu masuk Handasot cabang Gyeongju akses jalan kaki dari Hwangridangil | 하이제이에스비

Yang Kelihatan Begitu Duduk

Di tengah meja ada kompor induksi yang tertanam. Fungsinya buat naruh panci nasi dan menjaga suhunya langsung. Tempat duduknya lega dan dari jendela kelihatan gundukan makam kuno Daereungwon. Interiornya bergaya hanok (rumah tradisional Korea) dengan partisi dinding batu yang memisahkan setiap meja, jadi bisa makan tanpa terganggu meja sebelah. Ini ternyata penting banget lho, soalnya restoran dekat tempat wisata jadi rame banget orangnya.

Interior Handasot kursi meja induksi pemandangan Daereungwon dari jendela | 하이제이에스비

Di setiap meja ada panduan berbahasa Inggris. Isinya urutan cara makan nasi panci — mulai dari memindahkan nasi ke mangkuk, menambahkan saus, sampai menuang air ke panci kosong untuk bikin sungnyung (air kerak nasi). Orang yang nggak bisa bahasa Korea pun bisa langsung ikutin dari panduan ini.

Panduan bahasa Inggris di meja Handasot urutan cara makan nasi panci | 하이제이에스비
Panduan cara makan nasi panci bahasa Inggris cara membuat sungnyung Handasot | 하이제이에스비

Pesan Lewat Kiosk di Meja

Sekarang banyak restoran Korea yang sudah pakai kiosk di meja. Nggak perlu panggil pelayan, tinggal pesan langsung dari tempat duduk, dan di sini juga ada. Bahasa Inggris sudah jadi opsi bawaan dan foto menu juga muncul, jadi meskipun nggak bisa bahasa Korea nggak ada masalah buat pesan. Tapi terjemahannya memang nggak sempurna sih. Ada beberapa nama menu yang agak aneh kalau diterjemahkan ke bahasa Inggris, tapi karena ada fotonya jadi nggak terlalu bingung.

Kiosk meja Handasot layar menu bahasa Inggris cara pesan di restoran Korea | 하이제이에스비
Kiosk Handasot dukungan bahasa Inggris layar pesan dengan foto menu | 하이제이에스비

Set Lauk Pendamping Keluar

Nampan kayu dengan sekat-sekat, masing-masing berisi 4 jenis lauk, keluar sebanyak 2 nampan. Total 8 jenis.

Biasanya mangkuk lauk itu satu-satu diletakkan di meja. Tapi di sini disusun kayak set di nampan terus ditaruh sekaligus. Kelihatannya perbedaan kecil, tapi pas diterima rasanya beda lho. Mangkuk-mangkuknya nggak berantakan tapi tersusun rapi di dalam nampan, jadi rasanya kayak nerima course meal gitu.

Korean Food Culture

Budaya Banchan di Restoran Korea

Kenapa pesan satu menu tapi mejanya penuh

Banchan itu apa sih?

Di restoran Korea, kalau kamu pesan menu utama, yang keluar itu nasi, sup, dan berbagai macam lauk pendamping (banchan). Yang penting, ini semua gratis. Bukan dipesan terpisah, bukan juga dikenakan biaya tambahan. Pesan satu menu utama doang tapi meja langsung penuh — kalau baru pertama kali, pasti agak kaget.

Jenis banchan secara garis besar terbagi jadi namul (sayuran rebus/tumis), kimchi (fermentasi), tumisan, dan acar. Mulai dari namul bayam yang ringan sampai kimchi sawi putih yang difermentasi, tumis ikan teri kecil, sampai jangajji (acar Korea) — variasinya beragam, dan beda restoran beda isinya, bahkan di restoran yang sama pun bisa berubah tergantung musim. Jadi setiap kali datang, banchan-nya bisa sedikit beda.

Biasanya berapa macam?

Restoran masakan Korea biasa menyediakan 3–5 macam sebagai standar. Kalau restoran hanjeongsik (set menu tradisional Korea) bisa 8 macam ke atas, yang high-end bahkan lebih dari 10. Warung makan murah pun minimal 5–6 macam sudah ditata di meja. Ada persepsi bahwa semakin banyak banchan-nya, semakin berkualitas restorannya, jadi dari sisi restoran pun mereka cukup serius soal komposisi banchan.

Bisa refill katanya?

Iya, bisa. Kalau banchan-nya habis, kamu bisa minta tambah, dan ini juga gratis. Tinggal bilang ke pelayan atau tunjukkan mangkuk kosongnya, langsung diisi lagi. Buat orang-orang yang datang dari negara di mana setiap tambahan side dish harus bayar, bagian ini mungkin yang paling bikin kaget.

Tapi ada satu etika. Minta secukupnya saja, dan jangan sampai banyak yang tersisa. Refill memang bebas, tapi tidak menyia-nyiakan makanan itu sopan santun dasar di meja makan Korea.

Bedanya sama restoran negara lain?

Restoran Jepang, Taiwan, China — side dish-nya harus dipesan terpisah, dan setiap tambahan kena biaya. Korea berbeda secara mendasar karena begitu kamu pesan menu utama, banchan otomatis ikut keluar sebagai bagian dari layanan.

🇰🇷 Korea

Pesan menu utama, banchan gratis. 3–10 macam standar. Refill juga gratis.

🇯🇵 🇹🇼 🇨🇳 Jepang · Taiwan · China

Side dish pesan terpisah, biaya tambahan, konsep refill hampir tidak ada.

Kenapa sampai sehidang ini?

Meja makan Korea menganggap penting keseimbangan berbagai rasa dalam satu kali makan. Asin, pedas, ringan, asam — semuanya hadir bersama di satu meja, itu alasannya. Bukan cuma rasa, tekstur juga dipertimbangkan. Ada yang lembut, renyah, kenyal — campur aduk jadi nggak bosan dari awal sampai akhir.

Banchan juga dipengaruhi musim dan daerah. Bahan-bahan musiman tercermin di dalamnya, jadi kalau kamu balik lagi ke restoran yang sama, komposisinya bisa berubah. Di restoran daerah seperti Gyeongju, hasil bumi lokal juga bisa masuk ke banchan. Makan di Korea itu artinya mengalami meja makan dari daerah itu, di musim itu.

8 Macam Banchan, Review Jujur

Dari 8 macam, yang berkesan itu jelas banget.

Japchae yang paling enak. Bihun dari pati ubi jalar ditumis bareng bayam, wortel, dan jamur, dibumbui kecap dan minyak wijen — teksturnya kenyal dan pas banget dimakan bareng nasi panci. Katanya ini menu wajib di pesta-pesta tradisional Korea juga.

Tumis teri juga mengesankan. Teri kecil kering ditumis manis-asin, dan di sini ada kacang tanah juga di dalamnya. Taruh di atas nasi terus makan bareng, gurihnya langsung naik. Buat yang alergi kacang, hati-hati ya.

Kimchi sih nggak perlu dibahas lagi ya. Banchan yang pasti keluar di restoran Korea manapun — sawi putih yang dicampur bubuk cabai, bawang putih, dan pasta ikan fermentasi lalu difermentasi. Rasanya pedas dan asam yang dalam. Sisanya ada taoge rebus, tumis jamur, tumis batang bawang putih, dan jangajji (acar Korea) — komposisi namul dasar. Jujur, jangajji-nya agak asin, tapi karena nasi panci-nya plain, kalau dimakan bareng lauk asin ternyata pas juga. Kalau dilihat dari keseluruhan keseimbangan meja, masuk akal sih.

7 Banchan Dasar di Handasot

Disajikan bersama nasi panci · Sebagian besar bisa refill gratis

Japchae lauk tradisional Korea bihun tumis sayuran Handasot Gyeongju gratis | 하이제이에스비

Japchae

Japchae · Glass Noodle Stir-fry

Bihun dari pati ubi jalar ditumis dengan bayam, wortel, dan jamur, dibumbui kecap dan minyak wijen. Teksturnya kenyal dan cocok banget sama nasi panci. Menu yang selalu ada di pesta tradisional Korea, jadi kebanyakan orang bisa menikmatinya tanpa masalah.

Tumis jamur namul banchan Korea pendamping nasi panci Handasot Gyeongju | 하이제이에스비

Beoseot-muchim (Jamur)

Mushroom Seasoned Salad

Jamur rebus yang dicampur kecap, minyak wijen, dan biji wijen utuh. Teksturnya agak kenyal dan rasanya ringan, jadi berfungsi sebagai jeda di antara banchan lainnya.

Taoge rebus banchan dasar Korea Handasot Gyeongju | 하이제이에스비

Kongnamul-muchim (Taoge)

Seasoned Bean Sprouts

Taoge renyah yang dicampur garam, minyak wijen, dan biji wijen secara sederhana. Salah satu banchan namul yang paling sering muncul di meja makan Korea — ringan dan gurih.

Kimchi sawi putih banchan fermentasi khas Korea Handasot Gyeongju gratis | 하이제이에스비

Kimchi

Kimchi · Fermented Cabbage

Makanan fermentasi khas Korea. Sawi putih yang dicampur bubuk cabai, bawang putih, dan pasta ikan fermentasi lalu difermentasi — rasanya pedas dan asam yang dalam. Banchan yang pasti ada di restoran Korea manapun.

Tumis batang bawang putih banchan Korea dasar Handasot Gyeongju | 하이제이에스비

Maneul-jjong Bokkeum (Batang Bawang Putih)

Stir-fried Garlic Scapes

Ini bagian tangkai bunga yang tumbuh dari bawang putih. Teksturnya renyah unik, dan kalau ditumis dengan kecap dan minyak wijen jadi agak pedas-manis-asin. Meski belum familiar, sekali coba pasti teringat terus.

Jangajji acar Korea acar kecap banchan Handasot Gyeongju | 하이제이에스비

Jangajji (Acar Korea)

Jangajji · Korean Pickles

Sayuran yang direndam dalam kecap atau cuka lalu difermentasi — semacam acar ala Korea. Rasanya asin dan asam, jadi kalau dimakan bareng menu utama yang plain seperti nasi panci, bikin selera makan naik. Jujur, jangajji di sini agak asin, tapi kalau dimakan bareng nasi ternyata pas juga.

Tumis teri kacang tanah banchan favorit Korea Handasot Gyeongju peringatan alergi kacang | 하이제이에스비

Myeolchi Bokkeum (Tumis Teri)

Stir-fried Anchovies with Peanuts 🥜 Mengandung kacang

Teri kecil kering yang ditumis manis-asin — banchan rakyat Korea banget. Di sini ditambah kacang tanah jadi gurihnya makin nendang. Taruh di atas nasi, langsung umami-nya naik. Secara pribadi, banchan ini yang paling bikin nasi cepat habis. Buat yang alergi kacang, harap hati-hati.

Dua nampan banchan Handasot di meja induksi set meja makan Korea siap | 하이제이에스비

Dua nampan ditata di kedua sisi meja, dan di tengah kompor induksi sudah disiapkan tempat buat nasi panci. Pelayannya langsung menaruh nampan sekaligus, jadi 8 macam banchan tertata dalam sekejap.

Menu Utama Keluar

Ikan tenggiri bakar tungku set hidangan Handasot masakan Korea Gyeongju | 하이제이에스비
Ikan spanish mackerel bakar tungku set hidangan Handasot Hwangridangil Gyeongju | 하이제이에스비

Menu utamanya keluar. Kami pesan ikan godeungeo-gui (tenggiri panggang) dan samchi-gui (spanish mackerel panggang) masing-masing. Di Korea, budayanya memang natural buat satu kelompok pesan menu beda-beda terus berbagi, jadi dengan cara ini satu meja bisa coba dua jenis sekaligus.

Tenggiri panggangnya kulitnya renyah dan dagingnya lembab. Karena ikan berminyak, lemaknya memang agak banyak, tapi kalau dimakan bareng nasi justru gurih berminyaknya jadi kelebihan. Spanish mackerel-nya dagingnya lebih tebal dan lebih ringan dibanding tenggiri. Bau amisnya hampir nggak ada, jadi orang yang biasanya nggak suka ikan pun kayaknya bakal oke sama yang ini.

Galbi Sotbap (Nasi Panci Iga Sapi)

Galbi sotbap Handasot iga sapi medium di atas nasi panci Gyeongju | 하이제이에스비
Close-up galbi sotbap daging pink juicy topping daun bawang Handasot | 하이제이에스비

Ini galbi sotbap. Di dalam panci, di atas nasi ada potongan tebal iga sapi yang dimasak medium — bagian dalamnya masih pink. Bagian luarnya sudah meresap aroma api dan juice dagingnya masih hidup. Irisan daun bawang ditumpuk banyak di atasnya buat menyeimbangkan rasa daging. Enak juga karena di atas nasi panci yang panas, dagingnya terus menjaga kehangatan. Ini beneran kayak makan steak rasanya.

Bulgogi Babi Panggang Tungku

Bulgogi babi panggang tungku Handasot bumbu daging daun bawang wijen lilin penghangat | 하이제이에스비
Close-up bulgogi babi panggang tungku karamelisasi bumbu Korea Handasot | 하이제이에스비

Bulgogi babi panggang tungku. Daging babi iris tipis yang dimarinasi bumbu manis-asin lalu dipanggang di tungku — aroma apinya meresap dalam ke dagingnya. Di atasnya ada irisan daun bawang dan biji wijen utuh yang ditumpuk banyak, dan di bawah alas kayunya ada lilin buat menjaga kehangatan jadi bisa dimakan tanpa kedinginan sampai akhir. Kalau dimakan bareng nasi panci, daging berbumbu dan nasi yang pulen itu pas banget cocoknya. Dari segi kombinasi, ini yang paling top.

Nasi Panci, Bukan Nasi Biasa

Nasi panci kunyit Handasot butiran nasi pulen mengkilap dolsotbap Korea | 하이제이에스비
Tutup panci terbuka nasi kunyit kuning nasi panci tradisional Korea | 하이제이에스비

Ini bukan nasi mangkuk biasa, tapi nasi yang dimasak langsung di dalam panci dan disajikan begitu. Butiran nasinya pulen dan mengkilap. Warna kekuningannya itu karena ada kunyit di nasinya. Beda banget sama nasi biasa. Karena nasinya sendiri sudah enak, otomatis banchan-nya jadi terasa lebih enak — semacam efek berantai gitu.

How to Eat

Apa itu Dolsotbap?

Korean Stone Pot Rice · Kalau baru pertama, ini aja yang perlu kamu tahu

Dolsotbap itu apa?

Nasi yang dimasak langsung di dalam panci batu. Nasi biasa itu nasi yang sudah dimasak sebelumnya lalu disendokkan ke mangkuk, tapi dolsotbap dimasak setelah kamu pesan dan disajikan langsung beserta pancinya di meja. Karena pancinya menyimpan panas lama, kamu bisa makan hangat sampai suapan terakhir — itu perbedaan terbesarnya.

Kerak nasi di dasar panci

Highlight dari dolsotbap itu kerak nasi (nurungji) yang terbentuk di dasar panci. Setelah semua nasi dipindahkan, di dasar panci ada butiran nasi yang menempel garing. Gurih dan renyah, banyak orang yang sengaja mengeriknya untuk dimakan. Kalau nggak suka ya nggak usah dimakan, tapi coba sekali deh. Lebih enak dari yang dibayangkan.

Setelah makan, tutup dengan sungnyung

Setelah nasi habis, tuangkan air panas ke panci kosong. Kerak nasinya akan larut dan terciptalah sungnyung (air kerak nasi) yang gurih — ini minuman penutup ala Korea. Tradisionalnya, orang menutup makan dengan ini alih-alih kopi atau teh. Tapi jujur, ini agak bagi-bagi selera sih. Ada yang bilang gurih, ada yang merasa hambar. Tapi setelah makan daging berminyak atau banchan asin, minum ini memang bikin mulut lebih segar.

Cara makannya gini

1

Begitu panci keluar, buka tutupnya dan cek kondisi nasinya.

2

Pindahkan nasi secukupnya ke mangkuk yang disediakan. Bukan makan langsung dari pancinya ya.

3

Makan bareng banchan dan menu utama. Kalau ada saus, campur ke nasi juga enak.

4

Setelah nasi habis, tuang air panas ke panci kosong, tutup, tunggu 2–3 menit — sungnyung jadi.

5

Kalau penasaran sama kerak nasinya, kerik dulu sebelum bikin sungnyung juga boleh.

Bedanya sama nasi biasa?

Nasi biasa

Nasi yang sudah dimasak sebelumnya, disajikan di mangkuk. Cepat dingin, tanpa kerak nasi atau sungnyung.

Dolsotbap

Dimasak setelah dipesan langsung di panci. Hangat sampai akhir, lengkap dengan kerak nasi dan sungnyung sebagai satu set.

Proses Makan Nasi Panci

Proses memindahkan nasi panci ke mangkuk ada kerak nasi Handasot | 하이제이에스비

Kalau nasi panci sudah keluar, tinggal dipindahkan ke mangkuk kayak gini terus dimakan. Bukan makan langsung dari pancinya ya, tapi dipindahkan dulu. Keliatan juga ada sedikit kerak nasi yang ikut tercampur, dan ini gurih banget. Nggak susah kok, tinggal sendok dan pindahkan, selesai.

Panci kosong dasar kerak nasi sebelum bikin sungnyung Handasot dolsotbap | 하이제이에스비

Ini panci setelah nasinya dipindahkan semua. Keliatan kan kerak nasi yang menempel di dasarnya? Tinggal tuang air panas, tutup, tunggu 2–3 menit dan sungnyung sudah jadi.

Meja Makan Korea yang Lengkap

Meja lengkap Handasot 4 nasi panci nampan banchan ikan bakar bulgogi set makan Korea full | 하이제이에스비
Pemandangan lengkap meja makan Korea Handasot Gyeongju nasi panci banchan hidangan utama | 하이제이에스비

Ini tampilan meja yang sudah lengkap tertata. 4 nasi panci, tenggiri dan spanish mackerel panggang, bulgogi babi panggang tungku, galbi sotbap, 2 nampan banchan. Penuh tanpa celah tapi anehnya nggak berantakan. Alas kayu, panci, dan nampan ditata dengan jarak yang seragam jadi justru kelihatan rapi.

Meja makan Korea itu emang begini. Bukan cuma menu utama yang datang sendirian, tapi banchan, nasi, sup, menu utama semuanya keluar sekaligus. Meskipun masing-masing pesan menu berbeda, di atas meja secara alami bisa saling berbagi, jadi kalau makan ramai-ramai bisa jauh lebih beragam rasanya. Alasan kenapa di Korea berbagi itu hal yang biasa, asalnya dari gaya penyajian meja makan kayak gini.

Foto Close-up

Close-up galbi sotbap iga diangkat sumpit medium pink juicy Handasot | 하이제이에스비

Foto saat mengangkat iga dari galbi sotbap. Dimasak medium jadi dalamnya masih pink dan juice dagingnya menetes. Galbi ala Korea tapi visualnya kayak potongan steak.

Close-up bulgogi babi panggang tungku sumpit karamelisasi bumbu biji wijen Handasot | 하이제이에스비

Close-up bulgogi babi panggang tungku. Permukaannya mengkilap karena bumbu yang meresap. Bagian luarnya agak ter-karamelisasi dan biji wijen menempel di sana-sini. Karena diiris tipis, satu potong diambil langsung terasa manis-asinnya.

Meja Setelah Selesai Makan

Meja setelah makan mangkuk kosong sungnyung tulang ikan Handasot | 하이제이에스비

Ini meja setelah selesai makan. Di panci nasi ada sungnyung yang menggenang, piring dengan sisa tulang ikan, mangkuk-mangkuk banchan yang sudah kosong. Kalau ingat betapa penuhnya waktu pertama ditata, foto akhir ini kayaknya yang paling menggambarkan "makan enak banget tadi."

Makan siang yang benar-benar memuaskan di Gyeongju. Kalau lagi jalan-jalan di tempat wisata terus lapar, nggak perlu jauh-jauh — di sekitar Hwangridangil bisa langsung merasakan pengalaman meja makan Korea secara utuh begini. Nasi panci dengan 8 macam banchan, ikan bakar sampai daging, semuanya di satu meja. Rasanya memang enak, tapi buat orang yang baru pertama kali, set meja makan ini sendiri sudah jadi pemandangan yang worth it.

Satu tips, banchan jangan langsung diambil banyak-banyak ya. Ambil sedikit-sedikit, kalau kurang baru minta refill — itu etikanya. Refill gratis kok jadi jangan sungkan minta. Tapi, menyisakan banyak itu agak nggak sopan.

FAQ

Restoran Korea, Tahu Ini Aja Cukup

Hal-hal yang paling sering ditanyakan orang yang baru pertama kali

Banchan beneran gratis semua?

Iya, gratis. Kalau pesan menu utama, banchan otomatis ikut keluar. Bukan dipesan terpisah dan nggak ada biaya tambahan. Tiap restoran beda jumlahnya, tapi minimal 3 macam itu standar.

Kalau mau makan banchan lagi gimana?

Bilang ke pelayan atau angkat mangkuk kosongnya. Kebanyakan restoran akan mengisi ulang secara gratis. Meskipun nggak bisa bahasa Korea, cukup tunjukkan mangkuk kosong aja sudah dipahami.

Boleh menyisakan banchan?

Kalau makan terus sisa sedikit sih nggak masalah. Tapi dari awal ambil banyak lalu menyisakan banyak itu agak kurang sopan. Ambil sedikit-sedikit, kalau kurang baru refill — itu etika meja makan Korea.

Kenapa dikasih sumpit dan sendok dua-duanya?

Di Korea, nasi dan sup pakai sendok, banchan pakai sumpit. Beda sama Jepang atau China, mangkuk nasi nggak diangkat tapi tetap di meja dan dimakan pakai sendok. Memegang keduanya sekaligus di satu tangan itu dianggap nggak sopan.

Ada banchan yang bisa dimakan vegetarian?

Namul dan jangajji berbasis sayuran jadi kelihatannya aman, tapi kimchi sering mengandung jeotgal (pasta seafood fermentasi). Kalau benar-benar vegan, sebaiknya tanya dulu soal jeotgal atau kaldu sebelum pesan. Namul dan banchan tahu relatif lebih aman.

Ada yang perlu diwaspadai soal alergi?

Minyak wijen dan biji wijen masuk ke hampir semua banchan. Kalau alergi kacang, perlu hati-hati karena banchan tumisan seperti tumis teri bisa mengandung kacang tanah. Jeotgal, kerang, dan cabai juga sering dipakai, jadi kalau punya alergi terkait, lebih baik konfirmasi ke restoran sebelum pesan.

Restaurant Info

Handasot Cabang Gyeongju

Hwangridangil, Gyeongju · Set nasi panci

📍

Alamat

111 Cheomseong-ro, Hwangnam-dong, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

🕙

Jam operasional

Setiap hari 10:30 — 21:00 (last order 20:30)

📞

Telepon

+82-54-776-7088

🚗

Parkir

Parkir khusus restoran · Parkir umum Hwangridangil juga tersedia

🗺️

Akses

Dalam jarak 5 menit jalan kaki dari Cheomseongdae · Daereungwon · Hwangridangil

Menu yang dipesan kali ini

Galbi Sotbap (Nasi Panci Iga Sapi)

Rp 195.000

Set Bulgogi Babi Panggang Tungku

Rp 195.000

Set Tenggiri Panggang Tungku

Rp 183.000

Set Spanish Mackerel Panggang Tungku

Rp 183.000

※ Semua menu sudah termasuk nasi panci + 8 macam banchan. Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Artikel ini pertama kali dipublikasikan di https://hi-jsb.blog.

Tanggal Terbit 8 Maret 2026 pukul 00.06
Tanggal Diperbarui 10 Maret 2026 pukul 05.27