Buffet Pernikahan Korea yang Bikin Ngiler Banget
Cerita buat si doyan makan – pameran foto buffet pernikahan 1
Aku termasuk yang lumayan sering datang ke gedung pernikahan atau buffet, jadi foto makanan di HP itu numpuknya nggak kira-kira. Selama ini cuma aku pendam di galeri sendiri, tapi lama-lama rasanya sayang banget kalau cuma aku yang lihat. Jadi mulai hari ini, aku mau “buka” pameran foto makanan di blog kami.
Ngomongin konsepnya dulu ya: ini bukan tulisan buat promosi gedung tertentu atau membocorkan nama tempatnya. Fokusnya bukan “makan di mana”, tapi “keluar makanan apa aja”, ditunjukin lewat foto + penjelasan singkat. Anggap saja ini tulisan khusus buat jiwa-jiwa yang lapar.
Oh iya, blog kami support banyak bahasa, jadi pembaca dari luar negeri juga lumayan banyak. Jadi aku jelasin sedikit: salah satu tren pernikahan terbaru di Korea itu adalah “datang ke nikahan lalu menikmati makanannya”. Dulu sih paling cuma makan sederhana, tapi sekarang bener-bener makin beragam. Ada tempat yang kasih course meal, ada juga yang pakai konsep buffet seperti ini, dan yang lagi jadi arus utama jelas buffet. Sampai bisa dibilang ini sudah jadi budaya makan di pernikahan Korea.
Oke, pembukaannya cukup ya. Mulai sekarang aku bakal lebih banyak kasih foto dan keterangan. Scroll pelan-pelan, makan dulu pakai mata!

Ini kesan pertama dari buffet pernikahan Korea. Di atas meja yang melengkung, dari nasi goreng sampai aneka masakan berjajar tanpa habis-habis, dan tiap menu ada papan keterangannya juga. Set up-nya mewah di bawah lampu chandelier, dan bayangin ini makan di pernikahan—nggak kaget kalau kamu melongo, kan? Dulu pernikahan di Korea itu cukup semangkuk mi, selesai. Ada masa di mana kalimat “datang ke nikahan ya makan mi” itu hal yang wajar. Tapi sekarang benar-benar beda total. Istilah “makanannya gila” itu pas banget, kualitas buffet-nya jauh di atas ekspektasi. Jujur aja, di Korea bisa dibilang budaya pernikahan itu lebih fokus ke makannya daripada upacaranya. Para tamu pun sering nanya dulu “makanannya apa?” dibanding “acaranya gimana?”
Sekarang daripada kebanyakan ngomong, mending langsung lihat-lihat makanannya!!

Ini nasi goreng udang. Udangnya gemuk-gemuk, ada telur, jagung, wortel, sampai daun bawang juga, dan porsinya gila banyak. Kalau di buffet, menu nasi itu hukumnya wajib ambil satu piring, ya kan.

Ini tangsuyuk tapi versi pakai saus mayo. Gorengannya renyah, di atasnya ada paprika dan nanas, terus saus krimnya dibalur banyak—kelihatannya bakal jadi rasa asam-manis yang bikin nagih.

Ini tumis seafood. Udang, kerang, cumi, plus sayur-sayuran ditumis pakai saus pedas—lihat doang udah kebayang “pencuri nasi”. Ditaruh di atas kompor induksi jadi bisa dimakan hangat-hangat.

Ini salad labu manis. Labunya dihaluskan lalu diberi sedikit saus cranberry, rasanya manis dan lembut, pas banget buat “cuci mulut” di tengah makanan berat.

Ini salad kerang dan seafood. Kerangnya besar-besar, dicampur udang, cumi, paprika warna-warni, dari tampilannya saja sudah memancing nafsu makan. Kontras warnanya juga cantik karena mangkuknya biru.

Ini salad brokoli kembang kol. Bahkan ada tomat ceri dan blueberry, lalu dibalur dressing creamy—kelihatan cocok buat satu piring “lebih sehat” di antara menu-menu yang berminyak.

Ini tangsuyuk daging babi. Dagingnya digoreng renyah lalu dibalur saus manis yang isinya kol ungu, wortel, dan mentimun. Menu begini tuh yang harus ditumpuk setinggi mungkin di piring.

Ayam goreng renyah dengan cabai hijau dan cabai merah yang ditabur kecil-kecil. Di bawahnya ada alas kol, dan kombinasi pedas-renyah begini bikin nasi satu mangkuk ludes sekali jalan.

Ini salad crab stick. Crab stick dicampur kol ungu dan mentimun, lalu dibalur mayo creamy banyak. Rasanya lembut dan gurih, menu yang biasanya disukai semua umur.

Ini gratin seafood. Saus krimnya penuh udang dan kerang, lalu keju di atasnya meleleh panjang. Ditaruh di atas warmer, jadi kalau kamu ambil satu sendok saat masih panas, rasanya beneran bikin bahagia.

Ini gaya jjimdak, ayam yang dimasak dengan bumbu pedas yang pekat. Ayamnya mengilap dan tetap hangat di atas warmer, bumbunya kelihatan cukup “nendang”, jadi kalau dimakan bareng nasi pasti cocok banget.
Seksi menu Barat di buffet pernikahan Korea

Ini sudut pizza. Ada pizza gorgonzola, pizza kombinasi, dan pizza pepperoni berjajar, dan tiap menu ada label namanya. Buffet di Korea tuh bukan cuma taruh satu pizza keju, tapi beneran disiapin per jenis.

Ini keseluruhan seksi Barat. Buffet pernikahan Korea biasanya dibagi per seksi: makanan Korea, Chinese food, menu Barat, dan dessert. Di lini ini, dari pizza sampai pasta dan hidangan tumis berjajar panjang. Dapur terbukanya kelihatan, jadi chef bisa langsung isi ulang dengan cepat.

Ini pizza pepperoni. Lihat kan, sudah hilang lebih dari setengah? Menu favorit itu begitu keluar langsung ludes, jadi rebutan timing.
Lineup pasta

Ini pasta krim. Pastanya tenggelam di saus krim dengan jamur dan paprika, dan dijaga hangat di atas kompor induksi. Kalau kamu tim yang suka creamy, ini ambil duluan.

Ini pasta tomat. Saus tomatnya kental dan membalut pasta dengan royal, dari warnanya saja sudah kelihatan enak. Karena ditaruh sebelahan sama pasta krim, “aturan tak tertulisnya” ya ambil dua-duanya sedikit.

Ini pizza gorgonzola. Adonannya tipis, kejunya banyak, dan kalau ditetesin madu jadi kombinasi manis-asin yang juara. Pantesan di sebelahnya ada botol madu, ternyata ada alasannya.

Ini pizza kombinasi. Ada ham, zaitun, paprika, keju, semuanya merata, dan satu loyang dipotong tipis jadi enak diambil per slice. Di antara pizza buffet, ini yang paling cepat lenyap.

Ini pasta oil. Ada arugula dan cabai kering, base-nya olive oil jadi rasanya lebih ringan tapi aromanya enak. Kalau krim atau tomat terasa berat, lari ke yang ini.
Seksi salad & sayuran

Ini bar salad. Seladanya segar dan ditumpuk tinggi di mangkuk besar, di belakangnya ada bayam dan kol ungu per jenis. Ada lobak dan bunga edible juga, jadi kelihatan mereka mikirin plating sampai detail.

Sayuran “khusus” seperti kecambah kol ungu, kecambah lobak, dan kale dipisah per mangkuk. Di belakangnya kelihatan tomat ceri, pisang, paprika, campuran buah dan sayur juga. Di antara makanan berminyak, selipkan satu piring sayur begini bikin perut terasa jauh lebih enak.
Sudut banchan tradisional Korea

Ini set sayur ssam dan banchan. Ada kol, daun perilla, kol ungu untuk membungkus, lalu di depan ada mentimun, wortel, rumput laut, cabai, oi-sobagi, dan daun perilla acar yang ditata per jenis. Di Korea ada budaya membungkus daging atau lauk pakai sayur lalu dimakan sekali hap, itu disebut “ssam”.

Ini gwamegi. Ikan seperti saury atau herring dikeringkan oleh angin laut di musim dingin, jadi kuliner tradisional Korea. Teksturnya kenyal dan asin gurih, di Korea ini sering jadi camilan musim dingin yang wajib saat minum soju. Plating-nya diputar seperti bunga, cantik juga ya.

Ini hongeo-muchim. Hongeo termasuk makanan yang paling bikin orang pro-kontra di Korea, karena rasa dan aromanya yang “nyelekit” khas fermentasi. Dicampur bumbu pedas dengan daun bawang, dan orang yang suka biasanya bakal nyari ini doang.

Ini pyeonyuk jamur. Jamur besar direbus lalu diiris tipis, ditambah taburan cabai dan daun bawang sebagai poinnya. Teksturnya kenyal tapi rasanya ringan, kalau dicocol ssamjang atau saus chojang, aroma gurihnya langsung keluar.

Di tengah kelihatan japchae gaya istana, di kanan ada tumisan pedas. Japchae itu mie soun ala Korea yang ditumis pakai kecap, rasanya manis-gurih jadi populer juga buat orang asing. Di kiri kelihatan kimchi sedikit, ngintip-ngintip.

Ini geotjeori. Kimchi kubis yang baru diaduk lalu ditaruh di atas daun perilla, beda sama kimchi fermentasi karena rasanya segar dan renyah. Di antara makanan berminyak, sekali capit ini langsung beresin mulut.
Seksi seafood – rasanya laut naik ke atas meja

Ini lineup sushi. Dari gimbap, inari sushi, sushi salmon, sushi belut, sampai California roll, semuanya ditata rapat di satu meja. Hiasan maneki-neko di sela-sela juga lucu, dan skala segini sudah kayak ngalahin restoran sushi.

Close-up California roll. Ada nasi kuning dari danmuji, nasi warna pink, lalu topping crab dan saus keju yang banyak banget. Warnanya sudah heboh, dan jumlahnya bukan cuma satu baris, tapi beberapa baris, jadi porsinya juga luar biasa.
Inti seafood Korea

Ini meongge. Di atas alas bambu, meongge warna oranye ditumpuk banyak, sampai rasanya aroma lautnya ikut kebayang dari foto. Di Korea ini juga ada yang suka dan ada yang nggak karena aromanya khas, tapi yang suka bakal ambil sepiring penuh cuma ini. Teksturnya kenyal, dan rasa “laut”nya menyebar di mulut.

Ini seafood campur ala salad. Udang, ubur-ubur, bola clam, teripang ada dalam satu piring, tinggal ambil pakai capit. Ubur-uburnya kriuk, teripangnya kenyal, udangnya mantul—pesta tekstur banget.

Ini kaki kepiting merah kukus. Di belakang kelihatan tulisan “kaki kepiting merah”, kan? Kaki kepiting merah ditumpuk seperti gunung, dan kalau menu ini keluar di buffet pernikahan, tamu biasanya lari duluan ke sini. Seru banget narik dagingnya panjang-panjang, ada sensasi “berburu”nya.

Ini kerang kukus. Cangkang hijaunya terbuka setengah di atas es, dan daging kerangnya kelihatan tebal. Dicocol chojang, itu rasanya ya laut banget.

Ini sashimi tuna. Tuna merah diletakkan di atas mie, lalu plating-nya dihias bunga telur dan brokoli, levelnya kayak restoran Jepang mahal. Kelihatan juga perbedaan warna per bagian, daging merah lebih clean, sementara bagian perut yang pink lebih berlemak dan meleleh di mulut.

Ini yuk-sashimi. Daging sapi diiris tipis lalu disajikan mentah, marbling-nya kelihatan jelas. Bahkan ada hiasan tomat bentuk mawar, niat banget. Kalau dicocol minyak wijen dan garam, rasanya meleleh lembut. Di Korea ini menu spesial yang sering muncul di meja jamuan.

Ini udang rebus. Ditata melingkar seperti kelopak bunga, dan di tengah ada satu bunga telur, jadi plating-nya cantik banget. Dicocol chojang, teksturnya mantul dan enak.

Ini jjukkumi rebus. Gurita kecil yang bentuknya mirip mini-octopus ditumpuk banyak di atas es. Di Korea biasanya dimakan pakai chojang atau minyak wijen + garam, dan teksturnya yang kenyal bikin nagih, sekali ambil satu rasanya susah berhenti.
Udang kecap asin si pencuri nasi

Ini udang kecap asin. Udang mentah segar direndam utuh dalam bumbu kecap asin tradisional Korea, dan julukan “pencuri nasi” itu bener-bener pas. Di dalam kecapnya ada cabai hijau pedas, cabai merah, dan daun bawang, jadi rasanya asin gurih tapi ada pedas halus. Bagian kepala udang punya “jeroan” gurih yang bercampur kecap, umaminya itu nggak main-main. Orang Korea bahkan suka ngaduk kecapnya ke nasi, dan itu rasanya beneran edan enak. Kalau di buffet pernikahan ada udang kecap asin, biasanya dibilang buffet-nya “kelas”.
Seksi Chinese food – jagoan tersembunyi buffet nikahan

Ini kkanpunggi. Ayam goreng renyah dimasak dengan saus pedas-manis ala Chinese food, ditumis bareng cabai dan irisan almond. Luarannya garing, dalamnya juicy, bumbunya meresap, makanya di buffet hampir nggak ada yang skip menu ini.

Ini tumis daging sapi bok choy saus tiram. Dagingnya diiris tipis, ditumis dengan bok choy, paprika, dan daun bawang dalam saus tiram yang pekat, lalu dijaga hangat di warmer. Saus tiramnya asin gurih dan nempel dalam, jadi kalau ditaruh di atas nasi itu sudah jadi satu porsi makan.

Ini tumis scallop brokoli. Scallop putih, brokoli, paprika, bawang, asparagus ditumis dalam saus yang lebih ringan, fungsinya buat “ngebersihin” selera di antara Chinese food yang lebih berat. Scallop-nya tebal dan brokolinya renyah, jadi kalau mau piring yang bikin perut terasa nyaman, aku rekomendasikan ini.
Seksi daging – tanpa daging bukan buffet

Ini BBQ daging babi. Di atas foil ada tumpukan irisan babi yang tebal, bagian luarnya agak gosong garing, tapi dalamnya matang juicy. Ambil satu potong saja, aroma bakaran langsung nyebar di mulut.

Ini bebek asap. Di atas irisan tipis bebek ada taburan daun bawang, dan penampang pink-nya cantik banget. Aroma asapnya halus dan teksturnya kenyal, makanya diam-diam jadi menu favorit di buffet.

Ini aneka sosis. Ada frank, Vienna, sampai sosis herb, ditumpuk penuh per jenis, ukuran dan warnanya beda-beda. Anak-anak pasti suka, tapi orang dewasa juga jadi kepikiran segelas minuman dingin.
Highlight seksi daging buffet

Ini meatball demiglace. Meatball bulat disiram saus cokelat kental yang direduksi, ditambah paprika dan keju di atasnya. Ukurannya sekali hap, sausnya manis-gurih dan bikin rasa dagingnya makin keluar.

Ini tumis edamame bawang putih. Edamame hijau dan bawang putih utuh ditumis pakai olive oil, dan di sela-sela makan daging, satu piring sayur begini bikin rasa enek langsung hilang. Tekstur krenyesnya jadi poin.

Ini galbijjim. Iga dimasak lama dalam bumbu kecap sampai empuk, di atasnya ada garnish telur, jujube, dan taburan wijen. Ini menu khas jamuan Korea, dagingnya lembut sampai lepas dari tulang, dan bumbu kecapnya manis gurih meresap, bikin nasi satu piring ludes.
Penutup manis – seksi dessert & bakery
Di Korea, roti dan dessert itu dinikmati sebagai penutup setelah makan. Kalau di Barat roti bisa jadi makanan utama, di Korea nasi yang jadi makanan pokok, sedangkan roti itu lebih ke snack atau dessert. Makanya di buffet Korea, seksi dessert dipisah total dari lini makan utama, jadi setelah kenyang, baru pindah ke sana buat “cuci mulut” yang manis-manis.

Ini aneka tteok tradisional Korea. Ada songpyeon, gyeongdan, tteok wijen hitam, seolgi labu, sampai yakgwa, semuanya ngumpul di satu tempat. Tekstur ketan yang kenyal dengan rasa manis, dan di meja jamuan Korea, tteok itu hampir nggak pernah absen.

Ini showcase dessert gaya Barat. Di atas ada cupcake dan mousse berbaris, di bawah ada bola cokelat, macaron, dan krim choux. Di tengah ada cake yang sudah diiris, jadi tinggal ambil saja.
Sudut roti dan pastry

Ini napoleon pie dan tart cokelat. Yang kiri itu napoleon dengan pastry renyah berlapis-lapis dan krim custard di tengah, sekali gigit teksturnya rontok berlapis, mantap banget. Yang kanan mini tart, di atas crunchy kacang lalu krim cokelat dipiping.

Ini mini muffin. Muffin choco chip dan muffin wortel-almond ditumpuk setengah-setengah, ukurannya sekali hap jadi enak diambil satu-satu tanpa merasa berat.

Ini tart kacang. Kulit tartnya renyah, isinya walnut, almond, dan karamel penuh, dan kelihatan satu potong sudah hilang duluan. Rasanya gurih manis, kalau dimakan bareng kopi pasti pas.

Ini sudut bakery. Di keranjang rotan ada pastry sosis, pastry krim stroberi, dan cinnamon roll ditata per jenis. Dekornya pakai boks wine dan karung biji kopi, jadi vibes-nya kayak bakery cafe.

Ini morning bread. Di keranjang ada roti bulat mengilap warna cokelat, luarnya agak garing tapi dalamnya empuk banget. Di Korea ini disebut morning bread, biasanya dimakan pakai butter atau dicocol selai.

Close-up pie. Puff pastry-nya renyah, di dalamnya ada sayur, dan permukaannya dipanggang keemasan, lihat saja rasanya kayak sudah tercium aroma gurihnya.
Piring yang aku ambil sendiri – ini baru praktiknya

Ini semangkuk salad seafood. Aku ambil sashimi salmon, irisan gurita, dan scallop panggang di atas sayuran, lalu bagian bawahnya ada kol ungu dan microgreens, jadi warnanya cantik. Di buffet, piring pertama biasanya memang “aturan tak tertulisnya” mulai dari yang ringan.

Ini piring all-star seafood. Kaki kepiting merah melintang di piring, lalu di sampingnya jjukkumi, udang, sashimi tuna, meongge, dan gurita ditumpuk rapat. Aku juga ambil chojang di tengah, dan piring ini isinya hampir semua yang tadi kulihat di seksi seafood. Nafsu serakahnya kelihatan jelas dari tampilan piringnya.

Ini piring appetizer. Aku gulung salmon asap sampai bentuknya kayak mawar, dan di sampingnya ada caprese. Di antara tomat dan mozzarella ada pesto basil dan saus balsamic, lalu ada zaitun dan bola mozzarella mini juga. Kalau di buffet kamu bisa susun piring begini, itu sudah level “jago” soal ambil makanan.

Ini piring seafood kedua. Kali ini aku ambil kaki kepiting merahnya utuh, dan kaki panjang di piring itu benar-benar mendominasi. Aku tambah dua kerang dan satu jjukkumi, lalu di samping ada chojang. Setelah coba di piring pertama, ujung-ujungnya aku balik lagi khusus refill kaki kepiting saja. Nah, ini dia “nikmat sejati” dari buffet.
Kesimpulan – segini sih pantas dibilang buffet juara
Foto sampai di sini dulu. Kamu percaya nggak kalau di satu buffet gedung pernikahan bisa keluar lineup segila ini? Dari nasi goreng, tangsuyuk, tumis seafood, salad, banchan Korea seperti gwamegi dan hongeo-muchim, lalu sushi dan sashimi, kaki kepiting merah, udang kecap asin, parade seafood tanpa henti, seksi Chinese food dengan kkanpunggi dan tumis saus tiram, lalu pizza-pasta menu Barat, seksi daging dengan galbijjim dan bebek asap, sampai penutup tteok dan tart. Jujur pas pertama beresin foto-foto ini, aku sendiri jadi lapar lagi. Ini pameran foto pertama, dan ke depannya setiap habis datang ke buffet, aku pengin bikin seri begini satu per satu. Aku nggak bakal kasih tahu tempatnya, tapi makanannya bakal aku tunjukin jelas. Nanti datang lagi pas kamu lapar. Ini ruang buat jiwa-jiwa yang lapar, soalnya.
Postingan ini pertama kali dipublikasikan di https://hi-jsb.blog.