Kategorifood
BahasaID
8 Maret 2026 pukul 22:46

Udon Pasar Korea & Kkoma Gimbap — Panduan Jajanan Pasar

#jajanan kaki lima#kuliner murah meriah#makanan berkuah pedas

Selama ini lewat blog, aku sudah banyak memperkenalkan berbagai makanan Korea ke kalian. Udon pasar Korea (Sijang Udon) dan kkoma gimbap — ini makanan yang dari dulu banget pengen aku tunjukin ke kalian.

Setiap kali makan di luar, aku nggak selalu sempat foto banyak. Ada hari-hari di mana aku terlalu fokus makan sampai nggak sempat keluarin kamera, dan jujur aja, ada hari di mana satu suapan lagi terasa lebih penting daripada foto. Hari itu juga begitu. Tempatnya di Eunhaeng-dong, Daejeon — kota besar sekitar 2 jam ke selatan dari Seoul. Warung bunsik kecil dekat pasar. Hujan gerimis sedikit, dan di dalam warung lebih sepi dari biasanya. Jadinya malah bisa makan santai.

Fotonya nggak banyak sih. Tapi makanan ini kayaknya cukup beberapa foto aja udah bisa cerita semuanya.

Makanan yang mau aku bahas hari ini ada dua. Kombo dasar jajanan pasar tradisional Korea — sijang udon dan kkoma gimbap. Kalau orang Korea, nggak perlu penjelasan lagi. Kalau kamu lagi jalan-jalan di Korea, pasti bakal ketemu makanan ini setidaknya sekali.

Udon Pasar dan Kkoma Gimbap di Eunhaeng-dong, Daejeon

Dua mangkuk udon pasar Korea dan kkoma gimbap dengan acar lobak di warung bunsik Daejeon | 하이제이에스비

Ini sajian hari ini. Dua mangkuk udon di mangkuk merah, kkoma gimbap di piring hijau, dan danmuji (acar lobak kuning) di samping. Dipesen di warung bunsik dekat pasar Eunhaeng-dong, Daejeon. Ini kombinasi paling umum yang bakal kamu temuin di bunsikjip — warung jajanan Korea. Nggak mewah. Tapi enak. Beneran.

Udon ini, lumayan beda sama udon Jepang lho.

Udon Jepang vs Udon Pasar Korea, Apa Bedanya?

🇯🇵

Udon Jepang (Japanese Udon)

Kuahnya bening. Dibuat dari katsuobushi (serutan ikan cakalang kering) dan rumput laut kombu, jadi warnanya terang dan rasanya lembut halus.

Mie-nya yang jadi bintang utama. Teksturnya tebal dan kenyal itu kunci segalanya, bahkan ada gaya makan yang cuma mie doang tanpa kuah.

Topping-nya biasanya tempura, aburaage (tahu goreng), dan daun bawang. Makanan yang dimakan dengan bersih dan simpel.

🇰🇷

Udon Pasar Korea (Korean Sijang Udon)

Dari kuahnya aja udah beda. Ikan teri, rumput laut, ditambah bumbu kecap — jadinya warnanya pekat dan gelap. Udon ini tanpa kuah nggak ada artinya.

Bumbu yangnyeomjang-nya itu kuncinya. Kecap dicampur bubuk cabai, bawang putih cincang, dan daun bawang, terus diaduk ke dalam kuah. Rasa pedas gurih langsung naik seketika.

Eomuk (fish cake) hampir selalu ada. Irisan pipih adonan ikan yang menyerap kuah, jadi pas digigit, kaldu meledak di mulut. Di atasnya ditabur bubuk gim (rumput laut panggang) dan daun bawang.

Mie-nya lebih lembut dari versi Jepang. Gaya makannya menikmati tekstur mie yang lembut terendam kuah.

Ada juga tempat yang jual kimchi udon, dimasak langsung dengan kimchi. Udon pasar ini beda-beda sedikit di setiap warung.

Kalau udon Jepang itu makanan untuk menikmati mie-nya, udon pasar Korea itu makanan untuk menikmati kuahnya.

Kesan Pertama Udon Pasar

Close-up udon pasar Korea dengan kuah pekat bertabur bubuk rumput laut dan fish cake | 하이제이에스비

Lihat deh, kuahnya nggak bening sama sekali. Pekat dan gelap. Di atasnya ditabur bubuk rumput laut banyak banget, potongan eomuk tenggelam di dalam kuah. Daun bawang juga ditaburin. Kalau kamu dateng dengan ekspektasi udon Jepang, bisa sedikit kaget. Tampilan kasar begini yang namanya udon pasar Korea.

Yangnyeomjang — Ini yang Mengubah Segalanya

Close-up bumbu yangnyeomjang merah di atas kuah udon pasar Korea | 하이제이에스비

Lihat yang merah di atas kuah itu. Itu yangnyeomjang — campuran bubuk cabai, kecap, dan bawang putih cincang. Ini diaduk ke dalam kuah baru dimakan. Sebelum diaduk dan sesudah diaduk, itu makanan yang beda total.

Aslinya udon itu memang makanan Jepang. Itu betul. Tapi begitu masuk Korea, jadi makanan yang sepenuhnya berbeda. Warna kuahnya aja udah beda jauh. Namanya sama, tapi lebih tepat dibilang makanan yang berbeda.

Kalau kamu lagi liburan di Korea, coba sekali deh. Bisa ditemuin di pasar atau warung bunsik mana aja, dan harganya murah banget.

Setelah Bumbu Diaduk

Udon pasar Korea setelah bumbu diaduk dengan kuah kemerahan berisi mie dan fish cake | 하이제이에스비

Bumbu udah diaduk rata. Ah, pas diaduk aromanya langsung naik. Mie putih berputar-putar di kuah kemerahan, eomuk dan bubuk rumput laut nyangkut di sela-sela mie. Warna kuahnya jauh lebih pekat sekarang. Kelamaan foto-foto sih. Kuahnya jadi dingin. Tapi tetep enak kok.

Gimana Cara Jelasin Rasa Kuah Ini?

Close-up mie udon pasar Korea dengan partikel bubuk cabai menempel di permukaan | 하이제이에스비

Kelihatan kan partikel bubuk cabai nempel di permukaan mie. Kuah ini bukan sekadar pedas. Gurih, ada rasa wanginya, terus di sela-selanya ada pedas yang nyusup pelan. Sesendok diseruput sruuup, langsung ngerti deh — oh pantesan pas cuaca dingin orang-orang nyari ini. Susah sih dijelasin rasanya. Harus coba sendiri baru paham.

Kkoma Gimbap — Awalnya Aku Kira Hambar

Kkoma gimbap Korea ukuran mini dengan taburan wijen di piring hijau | 하이제이에스비

Selanjutnya kkoma gimbap. Gimbap-gimbap kecil berjejer di piring hijau, wijen ditaburin di atasnya. Piring kertas putih di tengah itu tempat danmuji (acar lobak).

Kalau lihat potongannya — wortel dan bayam. Udah. Nggak kayak gimbap biasa yang penuh ham, telur, eomuk, dan gobo (akar burdock).

Jujur, pas pertama lihat, aku pikir — ini bisa kerasa apa sih? Tapi satu digigit, dua digigit, yang ketiga udah nggak bisa berhenti. Nasinya udah meresap minyak wijen dan garam, dan rumput laut membungkusnya rapat. Pas digigit, aroma minyak wijen yang naik duluan. Karena isinya sedikit, rasa nasi dan rumput lautnya malah jadi lebih jelas terasa.

Ukurannya juga lebih kecil dari gimbap biasa. Satu gigitan langsung habis. "Kkoma" dalam bahasa Korea artinya anak kecil. Jadi artinya gimbap kecil yang lucu.

Cara Makan Bareng

Ini dimakan selang-seling sama kuah udon. Sesap kuah pedas satu teguk, gigit kkoma gimbap yang gurih satu potong. Terus kuah lagi. Gimbap lagi. Ritme ini yang namanya cara makan bunsik ala Korea. Begitu mulai, susah berhenti sampai mangkuknya kosong.

Potongan Kkoma Gimbap

Close-up potongan kkoma gimbap dengan wijen di rumput laut dan isian wortel bayam | 하이제이에스비

Dari dekat kelihatan wijen nempel rapat-rapat di permukaan rumput laut, mengkilap karena minyak wijen. Potongannya berwarna putih, oranye, dan hijau. Warnanya kontras banget di dalam balutan rumput laut hitam.

Satu potong kira-kira sebesar jempol. Dijempit pakai sumpit, masuk ke mulut — rumput lautnya kriuk duluan, terus nasi berminyak wijen yang gurih menyebar, dan wortel yang renyah. Cuma itu doang. Bahannya cuma beberapa, tapi tangan terus nggak bisa berhenti ngambil. Makanan aneh emang seriusan.

Udon semangkuk sekitar Rp35.000–45.000, kkoma gimbap satu porsi sekitar Rp23.000–35.000. Pesen dua-duanya masih di bawah Rp80.000. Nggak bisa baca menu juga nggak apa-apa, bilang "udon" sama "kkoma gimbap" — dua kata itu aja cukup.

Udon Pasar dan Kkoma Gimbap, Bisa Makan di Mana?

Kali ini aku makannya di Eunhaeng-dong, Daejeon. Warung bunsik kecil dekat pasar. Tapi sebenernya kombo ini nggak perlu nyari tempat tertentu.

Pasar tradisional Korea hampir semuanya punya. Di Seoul ada Gwangjang Market, Namdaemun Market, atau Tongin Market. Di Busan, cek gang-gang warung tenda dekat BIFF Square atau Seomyeon Market. Di Daegu ada Seomun Market. Selain pasar-pasar besar ini, pasar tradisional kecil di lingkungan perumahan juga pasti ada yang jual bunsik.

Nggak harus di pasar tradisional juga. Di mana aja di Korea, kalau masuk ke warung yang ada tulisan "bunsik" di papan namanya, udon dan kkoma gimbap hampir pasti ada di menu dasarnya. Bahkan warung kumuh di dalam gang pun punya. Nggak perlu sengaja nyari, jalan-jalan aja nanti ketemu sendiri. Itu enaknya makanan ini.

💡 Tips Wisata

Minta "set" — di banyak tempat, pesan paket lebih murah daripada pesan satuan. Udon Rp35.000–58.000, kkoma gimbap Rp23.000–46.000. Dua-duanya digabung masih di bawah Rp120.000 (sekitar $7–8 USD).

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Q. Apakah udon pasar Korea pedas?

Kuahnya sendiri nggak pedas. Kalau bumbu yangnyeomjang diaduk masuk, baru jadi agak pedas, tapi kalau nggak dipakai ya nggak apa-apa. Bilang aja "an maepge haejuseyo" (tolong jangan pedas) — satu kalimat itu cukup.

Q. Apakah kkoma gimbap ada daging atau ikannya?

Dasarnya cuma wortel, bayam, dan danmuji (acar lobak). Daging dan ikan biasanya nggak ada. Tapi setiap warung bisa beda bahannya, dan nasinya pakai minyak wijen, jadi belum tentu sepenuhnya vegan. Kalau punya alergi, tanya dulu sebelum pesan.

Q. Berapa harganya?

Udon Rp35.000–58.000, kkoma gimbap Rp23.000–46.000. Dua-duanya digabung masih di bawah Rp120.000.

Postingan ini pertama kali diterbitkan di https://hi-jsb.blog.

Tanggal Terbit 8 Maret 2026 pukul 22.46
Tanggal Diperbarui 11 Maret 2026 pukul 15.36