Kafe Estetik dengan Rooftop dan Bakery Premium di Korea
Kafe Besar dengan Nuansa Alam di Kaki Gunung Korea
Kalau ngomongin kafe besar di Korea, yang selalu jadi sorotan itu soal ruangannya. Tempat duduk yang luas, suasana santai, dan akses parkir yang nggak bikin pusing. Tapi MEON (Me:On) bukan sekadar ikut-ikutan formula itu — mereka punya cara sendiri buat bikin pengalaman ngopi jadi beda. Kafe estetik ini terletak di Songchon-dong, Daejeon, sebuah kota besar sekitar 1,5 jam dari Seoul, tepat di kaki Gunung Gyejoksan. Strukturnya dua gedung, masing-masing punya teras lantai dua. Begitu dengar itu, langsung penasaran dan harus dateng sendiri.
Begitu sampai, langsung mangap. Dinding luarnya abu-abu dengan tulisan MEON gede banget, kesan elegan tapi nggak lebay. Dari teras lantai dua kayaknya pemandangannya bagus banget, dan di sebelah kanan ternyata ada gedung satunya lagi yang nyambung — ternyata skalanya jauh lebih besar dari yang dibayangkan.
Soal Parkir, Tenang Aja
Jujur ya, MEON ini lokasinya agak susah dijangkau kalau nggak bawa mobil sendiri. Transportasi umum ke sini lumayan ribet. Tapi justru karena itu, mereka beneran serius soal parkir. Selain yang kelihatan di foto, masih ada banyak slot parkir lain yang disediakan, jadi mau weekend rame sekalipun, nggak bakal stres cari parkir. Kalau ke kafe aja harus mikirin parkir dulu kan capek. Nah, soal itu MEON udah banget perhatiannya.
Masuk Langsung Disambut Roti, Bukan Kasir
Akhirnya masuk ke dalam. MEON terbagi jadi dua gedung, dan yang langsung kerasa begitu masuk: bukan kasirnya yang nyambut duluan, tapi etalase rotinya. Di sebelah kanan, deretan roti ditata rapi di bawah pencahayaan hangat, sementara di sebelah kiri ada jendela besar yang langsung nunjukin pemandangan alam. Jadi sebelum sempet pesan minum, udah jalan-jalan lihat roti dulu. Entah ini disengaja atau nggak, tapi tata letaknya cerdas banget. Bikin tangan gatel buat ambil satu lagi, tau nggak sih.
Hari Biasa Sore-Sore, Rotinya Tetap Penuh
Ini hari biasa sore, pengunjung juga nggak terlalu rame, tapi etalase rotinya tetap penuh padat. Nggak ada bagian yang kosong, semuanya terisi rapi dan menggiurkan. Bisa milih santai tanpa takut keburu habis. Dari detail kayak gini aja udah keliatan ini kafe yang manajemennya bener.
Menjelajahi Bakery — Colmar Bread
Bakery di MEON ini kolaborasi sama Colmar Bread (COLMAR BREAD), brand bakery yang cukup terkenal di Daejeon. Karena udah masuk ke dalam MEON langsung, ekspektasi soal kualitas rotinya otomatis naik.
Ginger Rusk
Rusk yang dibuat dari tepung terigu impor dengan jahe lokal Korea dan mentega Selandia Baru. Dikemas dalam pouch dengan pita kotak-kotak biru, cocok banget buat oleh-oleh.
Cinnamon Rusk
Rusk dengan kayu manis Vietnam dan mentega Selandia Baru. Dikemas dengan logo CB dan pita kotak-kotak merah, aroma kayumanisnya kayaknya bisa tercium dari jauh.
Meringue Stik
Meringue yang dibuat cuma dari putih telur dan gula. Bentuknya karakter lucu dengan hiasan pretzel, cuma lihat aja udah bikin mood naik.
Kuki Gandum Lokal Colmar
Kuki signature yang dibuat 100% dari gandum lokal Korea. Berbagai rasa ditumpuk dalam keranjang, dan yang paling mencolok adalah kuki kuning bertanda logo CB.
Kuki Gandum Lokal Colmar (Close-up)
Dilihat dari dekat makin menggiurkan. Kuki kuning dengan cap logo CB yang jelas, sampai kuki blueberry — variasinya banyak banget.
Croissant Sandwich
Telur lokal, mentega Selandia Baru, bacon Selandia Baru, ditambah selada. Croissant-nya ditaburi keju tebal lalu dipanggang — tampilannya aja udah bikin kenyang.
Garlic Baguette
Baguette bawang putih yang dibuat dari bawang putih lokal Korea. Permukaannya keemasan dan renyah, ditaburi parsley berlimpah. Aroma bawangnya pasti kuat banget.
Myeongran Bagel (Bagel Telur Ikan Cod)
Bagel yang ditaburi banyak rumput laut kering di atasnya, berisi myeongran (telur ikan cod asin khas Korea). Bentuknya bulat keemasan dan menggoda, rasa asinnya pasti mantap.
Walnut Twist
Roti twist walnut yang ditaburi gula halus berlimpah. Bentuknya berat dan agak kasar justru bikin keliatan makin enak. Luarnya pasti renyah, dalamnya lembut.
Big Chili Sausage
Sosis lokal dengan saus cabai Meksiko, keju shred Mexican, dan jalapeño. Permukaannya mengkilap berkilau, langsung bikin lapar.
Mocha Bun
Mocha bun bulat-bulat dengan pecan di atasnya. Warna cokelat tuanya pasti cocok banget dimakan bareng kopi.
Roti Ubi Jalar
Roti yang dibentuk persis kayak ubi jalar asli. Awalnya hampir ketipu kirain beneran ubi. Dalamnya pasti penuh isian krim ubi jalar.
Egg Tart
Egg tart dengan custard kuning keemasan yang penuh. Kalau dimakan anget-anget pasti enak banget.
Kiri Banana
Roti signature Kiri Banana dengan irisan pisang yang padat banget di dalamnya. Ada tag SIGNATURE yang terpasang, dan penampang irisannya pasti cantik.
Cheese Baguette
Baguette yang ditaburi keju tebal dan dipanggang sampai keemasan, ditambah taburan parsley. Tampilannya beneran menggiurkan. Nggak tahu namanya, tapi ini roti pertama yang langsung menarik mata.
Pojok Kuki, Cokelat, dan Macaron
Di sebelah etalase roti ada pojok khusus cokelat dan macaron. Kemasan khas Colmar Bread tetap konsisten di sini juga, dan susunannya cocok banget buat pilih-pilih oleh-oleh atau hadiah.
Cokelat Handmade
Kotak transparan diikat pita pink, isinya cokelat handmade aneka bentuk. Ada hati, spiral, bulat — warnanya juga beda-beda. Cocok banget buat kado.
Set Hadiah Cokelat
Kotak oranye yang mirip warna Hermès, isinya set cokelat. Tersedia ukuran 6, 10, dan 15 butir, jadi bisa pilih sesuai kebutuhan.
Croquant (Dark/Milk)
Croquant yang dibuat dari cokelat Belgia. Ada dua varian dark dan milk, penuh kacang-kacangan di dalamnya. Tekstur kunyahannya pasti memuaskan.
Macaron Handmade
Ada 7 rasa yang dipajang: pistachio, lemon, karamel, vanilla, blueberry, cokelat, dan raspberry. Kemasannya bertuliskan COLMAR BREAD HANDMADE, mewah banget — rasanya pengen beli semua satu-satu.
Buah Kering (Kemungkinan Grapefruit)
Irisan tipis buah kering dalam kemasan transparan. Kayaknya grapefruit tapi nggak yakin juga. Cocok buat teman wine atau teh.
Macaron — Blueberry & Cokelat & Raspberry
Macaron ungu muda blueberry, cokelat brown, dan pink raspberry berjajar rapi. Yang tengah ada logo COLMAR BREAD yang jelas — kualitasnya nggak malu-maluin buat dijadiin kado.
Macaron — Vanilla & Blueberry
Macaron putih vanilla dan ungu muda blueberry. Keduanya keliatan tebal berisi krim, tampilannya kenyal menggemaskan.
Macaron — Karamel & Vanilla
Macaron karamel berwarna beige lembut dan macaron vanilla putih. Ada logo HAND MADE yang tercetak, terasa banget ketulusan buatan tangannya.
Macaron — Pistachio & Lemon
Macaron pistachio hijau cerah yang warnanya mencolok dan cantik banget — langsung paling eye-catching di etalase.
Macaron — Lemon & Karamel
Macaron kuning muda lemon dan beige karamel. Dua-duanya bikin pengen beli, kombinasinya pas banget.
Tempat Duduk — Luas Tapi Tetap Punya Ruang Bernapas
Besarnya ruangan udah kerasa dari luar, tapi begitu masuk ke dalam baru beneran ngeh seberapa luas tempatnya. Kapasitasnya banyak banget tapi mereka nggak numpuk kursi rapat-rapat, jadi malah terasa longgar. Jarak antar meja cukup lebar sampai nggak perlu khawatir sama tetangga sebelah, dan di mana pun duduk pasti tetap dapet privasi yang oke. Tren kafe sekarang kan udah bergeser dari yang sekadar besar dan mewah ke yang lebih mengutamakan kualitas ruang — dan MEON kayaknya nangkep banget tren itu.
Interior 01
Ruangannya yang menyapa duluan
Lampu indirect yang mengalir di sepanjang langit-langit, lantai terrazzo yang luas, dan meja-meja hitam yang ditata dengan jarak pas. Begitu masuk, ruangannya langsung set the mood.
Interior 02
Jendela yang jadi bingkai lukisan
Kursi di sepanjang jendela kaca besar adalah spot paling diincar di kafe ini. Pemandangan alam terhampar langsung di luar, dan saat siang hari dengan cahaya alami yang masuk, pasti makin sempurna.
Interior 03
Cahaya yang membagi ruangan
Planter panjang di tengah membagi ruangan secara alami. Lampu indirect di bagian bawah planter menerangi lantai dengan lembut — bahkan di siang hari, pencahayaannya tetap atmospheric.
Interior 04
Luas, tapi nggak terasa kosong
Kalau dilihat keseluruhan, kebesaran ruangannya langsung terasa. Tapi karena kursinya nggak terlalu banyak, nggak ada kesan kosong. Justru ruang kosongnya yang bikin tempat ini terasa berkelas.
Interior 05
Kafe dengan batu alam di balik jendela
Kursi di pojok ini unik banget. Di balik kaca, batu alam asli terlihat langsung — rasanya kayak duduk di tengah alam bebas.
Interior 06
Minimalis, itu saja
Meja oval putih dengan kursi hitam. Simpel tanpa embel-embel, tapi justru itu yang bikin keliatan makin premium.
Interior 07
Marmer hitam bertemu kaca besar
Meja marmer hitam berkilau ditata memanjang di sepanjang jendela. Kombinasi dengan stool bantalan bulat memberikan kesan elegan sekaligus nyaman.
Rooftop RF & Kursi Outdoor
Naik tangga, sampailah di rooftop RF. Area outdoor terbuka dengan lantai berwarna vermillion red, dilengkapi kursi metal kuning sebagai aksen. Di lantainya ada logo Me:On yang terukir — jadi foto spot yang keren. Kalau cuaca bagus, bisa nikmatin pemandangan Gunung Gyejoksan dan langit terbuka luas. Suasananya beda banget dari dalam, bikin pengen balik lagi cuma buat rooftop-nya aja.
Rooftop 01
Yuk naik ke atas
Tanda penunjuk yang tertempel di dinding tangga. RF Rooftop, dengan panah mengarah ke atas. Satu panah ini aja udah punya kekuatan magis yang bikin pengen naik.
Rooftop 02
Kursi kuning di atas lantai merah
Kombinasi lantai merah dan kursi metal kuning ternyata lebih stylish dari yang dibayangkan. Kalau cuacanya cerah, pasti betah banget nongkrong lama di sini.
Rooftop 03
Me:On, lantainya jadi foto spot
Logo Me:On terukir besar di lantai. Foto satu kali di sini, nggak perlu lagi jelasin ini kafe mana.
Rooftop 04
Duduk di sini, semua pemandangan terlihat
Kursi tepat di samping pagar kaca. Duduk di kursi kuning ini, gunung dan langit langsung terhampar di depan mata. Langsung kepikiran pengen balik lagi pas musim semi.
Yang Dipesan — Milkshake, Teh Jahe, dan Bagel Myeongran
Setelah duduk, pesannya milkshake, teh jahe, dan bagel myeongran. Milkshake-nya datang dengan buih yang masih hidup, ditambah satu helai daun mint di atasnya. Teh jahenya isinya irisan lemon, stik kayu manis, sampai rosemary — cuma ngeliat aja udah kerasa hangatnya. Bagel myeongran-nya itu yang tadi udah diincer dari etalase bakery, dan pas diterima ternyata lebih menggiurkan dari yang dibayangkan.
Satu set lengkap
Milkshake, teh jahe, dan bagel myeongran tersaji di atas tray. Diterima di meja dekat jendela dengan pemandangan rumput kering di luar, makin terasa nikmat.
Milkshake
Milkshake yang datang dengan buih masih utuh. Satu helai daun mint di atas memberikan finishing touch yang clean.
Teh Jahe
Teh jahe dengan irisan lemon, stik kayu manis, dan rosemary di dalamnya. Disajikan dalam gelas kaca transparan jadi semua bahannya terlihat jelas. Cuma lihat aja badan udah kerasa hangat.
Bagel Myeongran
Bagel myeongran yang tadi udah diincer dari etalase. Permukaan mengkilap dengan taburan rumput laut yang berlimpah, rasa asin gurihnya pasti mantap.
Teh Jahe (Close-up)
Dari dekat makin cantik. Dua stik kayu manis bersilang dan irisan lemon mengendap di dasar. Visualnya bikin harus foto dulu sebelum diminum.
MEON, Tempat yang Bikin Pengen Balik Lagi
MEON bukan sekadar kafe yang besar doang. Interior yang luas, bakery Colmar Bread yang terkelola rapi, sampai rooftop — semuanya nggak ada yang asal-asalan. Memang agak disayangkan kalau nggak bawa mobil sendiri bakal susah ke sini, tapi begitu sampai, ketidaknyamanan itu langsung hilang karena tempatnya sendiri udah jadi alasan yang cukup. Seneng banget bisa nemu kafe estetik kayak gini di kaki gunung dekat Daejeon. Kalau lagi cari tempat nongkrong dengan ruangan berkualitas di Korea, MEON bisa jadi jawabannya.
📍 Informasi Toko
🧾 Daftar Menu
MEON Vin Chaud Andalan
Rp 95.000
MEON Matcha Einspänner Andalan
Rp 84.000
MEON Cream Latte Andalan
Rp 84.000
Tiramisu Latte Andalan
Rp 78.000
Vanilla Bean Latte (Homemade)
Rp 73.000
Butterscotch
Rp 78.000
Lemon Ade (Homemade)
Rp 76.000
Grapefruit Ade (Homemade)
Rp 76.000
WIAG (red/white)
Rp 89.000
Ppotte Berry
Rp 112.000
🙋 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Jam buka kafe MEON kapan?
Buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 9 malam, last order jam 8.30 malam.
Apakah kafe MEON ada parkirnya?
Ya, tersedia parkiran gedung yang bisa digunakan. Area parkirnya luas, jadi meski weekend ramai, nggak perlu stres cari tempat parkir. Tapi lokasinya agak sulit dijangkau pakai transportasi umum.
Bakery di kafe MEON dari brand apa?
Bakery-nya kolaborasi dengan Colmar Bread (COLMAR BREAD). Tersedia berbagai produk mulai dari ginger rusk, cinnamon rusk, macaron, cokelat handmade, dan lainnya.
Apa menu andalan kafe MEON?
Menu andalannya adalah MEON Vin Chaud (Rp 95.000), Matcha Einspänner (Rp 84.000), Cream Latte (Rp 84.000), dan Tiramisu Latte (Rp 78.000). Vin Chaud yang dimasak langsung dengan wine murni adalah minuman signature-nya.
Apakah rooftop kafe MEON selalu bisa digunakan?
Tersedia area outdoor rooftop RF. Tergantung cuaca, akses mungkin dibatasi, jadi disarankan untuk konfirmasi sebelum datang. Ini adalah foto spot dengan pemandangan gunung dan langit terbuka.
Postingan ini pertama kali dipublikasikan di https://hi-jsb.blog.